HOMEPAGEABOUT IVD

Tentang In Vitro Diagnostic Development

Pada awal berdirinya pada tahun 2006, SCI sebelumnya terdiri dari dua divisi: Penelitian Sel Punca dan Kanker. Kedua divisi tersebut telah menghasilkan publikasi penelitian yang berkualitas serta menghasilkan produk yang dapat diperdagangkan. Seiring berjalannya waktu, sebagai respons terhadap situasi pandemi, pada tahun 2020, SCI memperluas area penelitiannya untuk mencakup penyakit menular dan mengembangkan kit COVID-19 RT-PCR berbasis saliva. Pada tahun 2021, selanjutnya, Divisi Penelitian Kanker mengubah namanya menjadi Divisi Diagnostik In Vitro (IVD) untuk mengatasi kebutuhan medis yang belum terpenuhi dan memfasilitasi pengembangan obat-obatan baru.

Tentang In Vitro Diagnostic Development